Analisis halaman toko aplikasi gaya hidup di Indonesia
Dari 355 listing aplikasi gaya hidup (di Indonesia), skor ASO median 56.2/100, rata-rata 13.6 bahasa dan 11.5 tangkapan layar. 29% terbit dalam maksimal dua bahasa dan 0% tidak memiliki feature graphic.
Sumber: Shotyend ASO Index — disusun dari data publik Google Play pada 2026-09-05 (sampel: 355 aplikasi).
Kami mengukur 355 halaman aplikasi gaya hidup: skor rata-rata 55.9/100 dengan 11.5 tangkapan layar rata-rata.
Distribusi skor halaman toko
Aset visual
Rata-rata 11.5 tangkapan layar; 100% punya feature graphic dan 10% punya video.
Bidang teks dan ASO
Dari 80 karakter singkat, 65 terpakai; 9% menjaga deskripsi panjang di bawah 500 karakter.
Istilah paling sering dipakai di kategori ini
Kesimpulan
- Pasar paling terlewat adalah Hindi: 43% tidak punya halaman dalam bahasa itu (~5.8% unduhan).
Bandingkan aplikasimu dengan data ini
Masukkan nama paket, kami bandingkan halaman tokonya dengan sampel ini. Gratis, tanpa pendaftaran.
Pertanyaan umum
Berapa banyak bahasa yang didukung listing aplikasi gaya hidup rata-rata?
Rata-rata 13.6 bahasa. 29% sampel terbit dalam maksimal dua bahasa (N=355 aplikasi).
Berapa tangkapan layar yang sebaiknya dipasang?
Rata-rata sampel 11.5 tangkapan layar; 6% memasang kurang dari lima (N=355).
Berapa skor ASO rata-rata di kategori ini?
55.9/100 rata-rata, median 56.2/100 (N=355).
Apakah feature graphic umum dipakai?
100% aplikasi dalam sampel memasang feature graphic (N=355).
Dari mana data ini berasal?
Dari Shotyend ASO Index: sampel 355 aplikasi yang dikumpulkan dari halaman publik Google Play pada 2026-09-05. Nama aplikasi dan data pengembang tidak dipublikasikan.