Analisis halaman toko aplikasi makanan di Indonesia
Dari 165 listing aplikasi makanan (di Indonesia), skor ASO median 55.5/100, rata-rata 7.3 bahasa dan 10.7 tangkapan layar. 67% terbit dalam maksimal dua bahasa dan 0% tidak memiliki feature graphic.
Sumber: Shotyend ASO Index — disusun dari data publik Google Play pada 2026-09-05 (sampel: 165 aplikasi).
Kami mengukur 165 halaman aplikasi makanan: skor rata-rata 54.4/100 dengan 10.7 tangkapan layar rata-rata.
Distribusi skor halaman toko
Aset visual
Rata-rata 10.7 tangkapan layar dan 13% di bawah lima. Feature graphic ada pada 100% dan video pada 11%.
Bidang teks dan ASO
Deskripsi singkat memakai 62 karakter rata-rata, menyisakan 23% dari 80 karakter. Deskripsi panjang rata-rata 1707 karakter.
Istilah paling sering dipakai di kategori ini
Kesimpulan
- 67% aplikasi terbit maksimal dalam dua bahasa — lokalisasi adalah langkah tercepat.
- Pasar paling terlewat adalah Spanish: 67% tidak punya halaman dalam bahasa itu (~8.3% unduhan).
- 23% bidang deskripsi singkat dibiarkan kosong — 80 karakter paling berharga untuk pencarian.
Bandingkan aplikasimu dengan data ini
Masukkan nama paket, kami bandingkan halaman tokonya dengan sampel ini. Gratis, tanpa pendaftaran.
Pertanyaan umum
Berapa banyak bahasa yang didukung listing aplikasi makanan rata-rata?
Rata-rata 7.3 bahasa. 67% sampel terbit dalam maksimal dua bahasa (N=165 aplikasi).
Berapa tangkapan layar yang sebaiknya dipasang?
Rata-rata sampel 10.7 tangkapan layar; 13% memasang kurang dari lima (N=165).
Berapa skor ASO rata-rata di kategori ini?
54.4/100 rata-rata, median 55.5/100 (N=165).
Apakah feature graphic umum dipakai?
100% aplikasi dalam sampel memasang feature graphic (N=165).
Dari mana data ini berasal?
Dari Shotyend ASO Index: sampel 165 aplikasi yang dikumpulkan dari halaman publik Google Play pada 2026-09-05. Nama aplikasi dan data pengembang tidak dipublikasikan.