Analisis halaman toko aplikasi hiburan di Indonesia
Dari 285 listing aplikasi hiburan (di Indonesia), skor ASO median 56.9/100, rata-rata 14.7 bahasa dan 12.1 tangkapan layar. 12% terbit dalam maksimal dua bahasa dan 0% tidak memiliki feature graphic.
Sumber: Shotyend ASO Index — disusun dari data publik Google Play pada 2026-09-05 (sampel: 285 aplikasi).
Kami menganalisis 285 halaman toko aplikasi hiburan di Google Play di Indonesia. Sekitar 12% hanya terbit dalam satu atau dua bahasa dan 0% tanpa feature graphic.
Distribusi skor halaman toko
Aset visual
Rata-rata 12.1 tangkapan layar; 100% punya feature graphic dan 12% punya video.
Bidang teks dan ASO
Dari 80 karakter singkat, 63 terpakai; 7% menjaga deskripsi panjang di bawah 500 karakter.
Istilah paling sering dipakai di kategori ini
Kesimpulan
- Pasar paling terlewat adalah Chinese (Trad.): 46% tidak punya halaman dalam bahasa itu (~1.1% unduhan).
- 22% bidang deskripsi singkat dibiarkan kosong — 80 karakter paling berharga untuk pencarian.
Bandingkan aplikasimu dengan data ini
Masukkan nama paket, kami bandingkan halaman tokonya dengan sampel ini. Gratis, tanpa pendaftaran.
Pertanyaan umum
Berapa banyak bahasa yang didukung listing aplikasi hiburan rata-rata?
Rata-rata 14.7 bahasa. 12% sampel terbit dalam maksimal dua bahasa (N=285 aplikasi).
Berapa tangkapan layar yang sebaiknya dipasang?
Rata-rata sampel 12.1 tangkapan layar; 12% memasang kurang dari lima (N=285).
Berapa skor ASO rata-rata di kategori ini?
57/100 rata-rata, median 56.9/100 (N=285).
Apakah feature graphic umum dipakai?
100% aplikasi dalam sampel memasang feature graphic (N=285).
Dari mana data ini berasal?
Dari Shotyend ASO Index: sampel 285 aplikasi yang dikumpulkan dari halaman publik Google Play pada 2026-09-05. Nama aplikasi dan data pengembang tidak dipublikasikan.